Posted in Hidup, Lesson Learnt

Belajar Berdiri

para pembicara

Mungkin bagi sebagian orang, belajar berdiri bisa dimaknai dengan sangat luas. Baik anak kecil, aku, kamu, ataupun kita saat ini ada yang sedang belajar berdiri.

Aku belajar berdiri dengan kemampuan yang kupunya… Sedikit demi sedikit “mencuri” dari orang-orang di sekitarku. Baik ilmu, pengalaman, cara pandang. Kemudian aku adaptasi dan syukur-syukur bisa ku modifikasi untuk menghasilkan hal yang baru.

Beberapa waktu lalu aku sempet ikut final conference-nya INA (Indonesian Netherlands Association) yang punya proyek INDF (Indonesian Facility) untuk produk hortikultura Hortichain Centre yaa..siapa lagi yang ngajakin aku kalau bukan Mentor2ku..Bu Anna dan Pak Marcel. hehehehe…

with participants and facilitators

Dari sana aku belajar banyak hal, bagaimana penguatan di tingkat petani. Bagaimana menanamkan nilai dan merubah mindset petani cost yang dikeluarkan untuk hak-hal baru adalah investasi yang nanti akan dinikmati. Ternyata banyak hal yang berbeda dari teori (ah teori) dan yang terjadi di lapang. Sedikit banyak jadi lebih mengerti mengapa di Indonesia hanya banyak doktor/profesor di bidang pertanian tapi sangat sedikit pakar/ahli/praktisi di bidang itu. Miris ya..?!

Setidaknya sekarang jadi lebih ngerti gimana nantinya aku yang masih sangat hijau ini untuk terus belajar dan mencoba merangkum hal-hal yang terjadi di sekitarku menjadi sebuah spektrum warna dalam pertanian…

Salam Hijau.

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s