Posted in Hidup, Lesson Learnt

Angkuh

Beberapa hari ini saya diingatkan…

Saya mengaku ingin jadi manusia baik-baik, pengen punya bayi, menjadi Ibu yang baik

Tapi saya disadarkan beberapa teman yang baik hati…

Ini karena saya dengan angkuhnya menuliskan bio saya di rumah kicau, kalau saya suka ngautis, usil, dll, dll…

Sungguh bukan karena saya ga mau ngertiin perasaan para Ibu yang punya anak dengan penyakit tersebut.

Sungguh itu semata karena saya menganggap autis adalah kelainan psikis dimana orang lebih suka berada dalam dunianya dan ga mau diganggu oleh orang lain.

Sungguh„ saya ga ada maksud untuk ngenyek apalagi nyindir dan nyakitin para penderita autis…

Tapi„, itulah keangkuhan saya…

Saya mengajukan pembelaan demi pembelaan…

Padahal saya tak tahu„, berapa banyak orang yang “benar-benar” terluka karena ulah saya…

Pada akhirnya….

Saya sadar„ saya hanya makhluk angkuh yang hidup di muka bumi ini

Demi hidup yang lebih baik, izinkan saya belajar lebih banyak tentang menghargai…

 

 

 

Jangan malah bully saya ya… 🙂

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

5 thoughts on “Angkuh

  1. Syukurlah masih ada teman yg baik hati yg mau menyadarkan/mengingatkan….coba kalau YMK turun tangan langsung… 😀

    Siiippp…ikutan menimba pelajaran dari pengalaman mbak Nita, semoga saya juga bisa lebih menghargai dan berempati terhadap sesama, amiin. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s