Posted in Main-main, Renungan

Museum

Hari ini saya ga sengaja buka web Penanaman Modal Jepara,,, biasalah saya kan sok-sokan punya modal trus mau nandur modal gitu.. Haiya dong wong saya punya tenaga dan pikiran yang bisa ditanem dan ditabur di mana-mana kok ๐Ÿ˜€

Dan, saya bersirobok dengan data berikut:

MUSEUM RA. KARTINI

Lokasi : Alun-alun Jepara

Jumlah kunjungan wisatawan :

  • Tahun 2007ย  :ย  12.700 orang
  • Tahun 2008ย  :ย  13.549 orang
  • Tahun 2009ย  :ย ย ย  9.852 orang
  • Tahun 2010ย  :ย  ย  9.855 orang

Ealaaah kok penurunan pengunjung itu sampe ribuan yaa dari tahun 2007 ๐Ÿ˜ฆ

Inget waktu dulu jaman TK dengan rambut dikepang dua, nggendong tas berbentuk monyet, nylempangin botol minum (kan aku anak manut, jadi ga suka jajan di luar..hahaha ๐Ÿ˜† ) masuk ke Museum Kartini. Terpana melihat kerangka ikan raksasa. Dan saya berlama-lama di situ sementara teman-teman dan Bu Guru cantik berkeliling. Entah, yang membekas dalam ingatan saya tentang Museum Kartini ya kerangka ikan itu ๐Ÿ˜† Ga tahu kalau sekarang ke sana, mungkin saya akan lebih mengingat detil jejak perjuangan dan…. cintanya.. hahahaha ๐Ÿ˜†

Itu artinya,, sudah 20 tahun lalu terakhir saya ke sana… MasyaALLAH,, semoga aku bukan termasuk golongan durhaka ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚

Memang siy sejak merantau dan pas di rumah saya selalu tak sempat ke mana-mana,, kepengen ke pantai juga jarang kesampaian. Di Jakarta saja saya baru ngunjungin 3 museum ๐Ÿ˜ฅ Museum Sejarah Jakarta (Fatahillah), Museum Wayang, sama Museum Nasional (Museum Gajah) -gitu kok ngaku suka sejarah- ๐Ÿ˜ฆ hehehe padahal di Jakarta itu ya sodara-sodara ada 47 museum ๐Ÿ˜†

Yach, padahal kalau mau jujur memang suasana di museum itu beda, saya suka kalau lagi baca keterangan yang ada di dekat benda-benda antik.

Saya suka liat prasasti2 sama foto-foto Jayakarta dulu dan sekarang. Btw, apa mungkin ya perubahan nama dari Jaya-karta (kemenangan yang sempurna) menjadi Jakarta juga yang menjadikan Jakarta sekarang semrawut? ๐Ÿ˜€ *just saying*

Saya juga seneng liat kebudayaan dari seluruh Indonesia di museum Nasional, dari jaman perunggu sampai sekarang, saya suka sok sokan nyapa wisman yang di sana ga ketang cuma nanya dari mana ๐Ÿ˜†

Saya sempat merinding disko di museum wayang waktu masuk di bagian boneka-boneka China, yang ada boneka perempuan rambut panjang dan ternyata saya sendiri di ruang itu ๐Ÿ˜†

Ah, ternyata main ke museum menyenangkan. Apalagi saya abis bacaย Adriana: Labirinย Cinta di Kilometer Nol. Sabtu ini jadi pengen main ke museum Prasasti ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ trus pas pulang kampung nanti pengen ke Museum Kartini… ada yang mau ikut? ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ™‚

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s