Posted in Kata Orang ini Cinta, Renungan

Rectoverso: Nano Nano Rasa Saya

Saya baru sempat nonton film ini di tempat nonton favorit saya, semalam. Sehari sebelum film ini diturunkan a.k.a tidak ditayangkan lagi di bioskop tersebut. Saya ngebet banget pengen nonton film ini karena:

  • Pengen tahu eksekusi 5 sutradara cantik atas cerita yang ditulis oleh Mbak Dewi Lestari
  • Pengen menikmati saat (mungkin) terakhir nonton di kota ini
  • Dapet bukti tiket buat syarat lomba nulis πŸ˜†

Saya bahagia karena semalam saya untuk pertama kalinya menyaksikan omnibus yang tak biasa. Biasanya saya menyaksikan omnibus yang terdiri dari beberapa cerita dan setiap cerita diselesaikan tuntas baru beranjak ke cerita lain. Semalam, saya menyaksikan alur cerita yang berbeda dengan satu tema pastinya:Β cinta yang tak terucap yang klimaks bersamaan di akhir, dan itu efeknya bagi saya sungguh… bikin mewek πŸ˜₯


Bahagia. Ya saya bahagia, melihat Malaikat Juga Tahu (Directed by: Marcella Zalianty) yang bertahun-tahun lalu, saya dan teman kostan saya saling nebak, siapakah sosok malaikat sebenarnya, Abang (yang kali ini diperankan oleh Lukman Sardi) atau Bunda? Saya benar-benar nangis sampe nutupin jaket ke muka saat Abang menangis di pelukan Ibunya dan berkali-kali mengucap “Mau satu…mau satu Mama”. Tapi, saya lebih suka lagu MJT versi Dewi Lestari, karena yang Glenn terlalu menyayat hati πŸ˜† Jadi siapakah malaikat tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan itu? Jawabnya bukan Abang Β ataupun Bunda, jawabannya adalah: Saya… *ditimpuk orang se RT* πŸ˜† Masalah interpretasi (seperti hasil diskusi semalam dengan sahabat saya) itu masalah masing-masing kok πŸ™‚

Geli. Saya geli menyaksikan Cicak Di Dinding (Arahan Cathy Saron) yang jauh sebelumnya sudah saya gandrungi lagunya. Menjadi sosok virtual yang memastikan seseorang yang dicintanya baik-baik saja, mungkin lebih mulia bagi seorang Taja. Justru saat adegan lampu kamar dimatikan dan terlihat ada cicak besar dari cicak-cicak kecil. Hati saya ngilu.Β Ahyak… Yama Carlos bikin hati saya kebat-kebit πŸ˜€ πŸ˜† Saya jadi tahu, cicak itu setia.. setia makan nyamuk untuk “menjaga” penghuni kamar. Saya juga setia lhoo,, setia menjaga siapa? Dari apa? Dan di mana…? *tolong dijawab yaa* πŸ˜†
Bosan, saya justru agak bosan saat Asmirandah dan Dwi Sasono mencoba menghidupkan karakter Senja dan Panca, kurangΒ kimianya chemistry-nya. Yang namanya tema besarnya “ga bisa ngungkap” maka saya ga nyalahin kalau Mas Panca ga ngungkapin ke Senja kalau sebenarnya dia punya firasat bahwa dialah yang akan kehilangan seseorang. Tapi tetep suka sama lagunya kok. πŸ™‚ πŸ™‚ Kalimat yang saya suka di sini tentang: Tuhan berbicara kepada manusia melalui semesta, hanya saja manusia yang terlalu angkuh sehingga tak memahami pesan-pesan dan tanda-tanda dari Tuhannya. Btw.. tante Widyawati tetep cantik, dan saya jadi kangen dikelonin Ibu saya, pas adegan Senja dikelonin mamanya πŸ˜€ πŸ™‚

Gemeees. Saya gemes sama cerita Curhat Buat Sahabat yang semalam saya dan sahabat saya sepakat cerita yang satu ini oke punya.. πŸ™‚ Olga Lidya mampu menyampaikan ke penonton kalau ada cinta yang disadari dan ada cinta yang terlalu tua, karena dua-duanya tak punya saluran untuk bicara, halah… hehehehe.. Kalau review2 lain bilang Indra Birowo kurang oye meranin Reggie, tapi menurut saya ya itu sudah wajar banget. Naturalnya orang ga bisa ngungkapin dan ngomong. Saya suka Acha Septriasa, emosinya terlihat dari getar suaranya saat nyeritain SangMantanYangNyebelin, kedut di sudut bibirnya saat nahan amarah, dan air mata yang jatuh tiba-tiba. Oke, saya juga mewek waktu Acha mulai nyanyi dan di flashback Reggie yang setia nemenin Amanda. Hahaha,, saya lebih suka versinya Acha… *ampun Mba Dee* πŸ™‚ πŸ™‚

Hanya Isyarat. Salah satu lagu yang sangat saya suka dari Rectoverso pas syair lagu “Air, udara, bulan, bintang, angin, malam, ruang, waktu, puisi”. Lagu dan cerita ini sedikit banyak menginspirasi saya untuk nggombal πŸ™‚ dan saya suka dengan ceritanya. Dengan keputusan terakhir Al untuk kembali pada posisi hanya melihat dari jauh, setelah sadar seseorang yang kepadanya Al jatuh cinta, tak mungkin dimilikinya, tak mungkin dapat disentuhnya selain hanya punggungnya saja. Di akhir cerita Al, lagi-lagi saya mewek. Ah, saya memang cengeng πŸ˜† yang namanya katresnanΒ susah siy ya… padahal si Om Fauzi Baadila jugaΒ unyu πŸ˜†

Bunda, Mama senja, Reggie, Taja, dan Al. Mungkin mereka inilah yang tampil sebagai malaikat yang ingin memastikan orang yang disayangnya baik-baik saja. Tak mengungkapkan cinta, bukan berarti mereka tak memperhatikan dan memberikan yang terbaik yang mereka punya.

Bagi Leia, Panca, Amanda, Saras, dan Raga mereka punya pilihannya masing-masing, tentang hidup, cinta, dan jalan mana yang mereka tempuh… Tidak salah.. karena inilah Rectoverso, melihat dari dua sisi.

This also part of Rectoverso, even two persons who watch this movie together have little bit differences in interpreting… That’s nice, right?

komen

Dan, edisi mewek saya semalam ditutup dengan kesempatan bagi saya untuk menikmati sudut sinema itu… melihat kerlip lampu Jakarta, taman di atas atap di gedung seberang, MONAS dari kejauhan, Pasar Tanah Abang yang sejenak beristirahat, dan saya di balik kaca, ditemani air mata saya. Saya bahagia pernah berada di sini. Pamitan yang manis bukan? πŸ™‚ πŸ™‚

Gambar2 dari sini

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

15 thoughts on “Rectoverso: Nano Nano Rasa Saya

  1. 2 dan 3 paragraf akhir, saya ngliatnya kok bukan di “split” kayak gitu ya..
    tapi Bunda, Mama senja, Reggie, Taja, Al, Leia, Panca, Amanda, Saras, dan Raga.. merekalah pemeran dari apa itu rectoverso… semua pemain-pemain utama putaran jiwa
    .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s