Posted in Kata Orang ini Cinta, Lesson Learnt, Main-main

A Werewolf Boy dan Mbak-Mbak Nangis di Belakang Saya

Akhirnya minggu lalu saya bisa ngerasain Friday Movie Mania.

Jumat lalu saya nukerin poin saya untuk dapet tiket nonton di Blitzmegaplex Grand Indonesia. Abis ngantor langsung ngacir ke GI, langsung ngantri (yang antriannya puanjaaaang biyanget). Ternyata banyak juga yang manfaatin FMM.  Saya yang ngantri sendirian akhirnya dijawil sama Mbak-mbak yang ngantri di belakang saya, ngajakin barengan. Oke deh, akhirnya saya gabung di grup -anakrumahanrasaanakkostan- itu :D. Duduk berdelapan. Dan nonton… A Werewolf Boy.

Awalnya saya mikir cerita dari film ini bakal mirip-mirip sama Twilight tapi saya salah total. Dibintangi oleh Song Joong Ki dan Park Bo Young yang menurut saya sangat apik memerankan tugasnya. Joong Ki yang saya kenal dari nonton reality show Running Man oke banget meranin bocah hasil eksperimen ilmuwan yang menggabungkan serigala dan manusia (fantasi sekali yaa). Polos, gak bisa bicara, dan setia pada majikan. 

Film ini memiliki ide yang sederhana, diceritakan dengan cara flashback, saat Choul Soo (Joong Ki) bertemu dengan Kim Suni (Park Bo Young) dengan segala ketaksukaan Suni karena tingkah liar Choul Soo. Tapi menurut saya, Suni should say thanks to her mom yang jadi editor dan punya buku tentang menjinakkan anjing liar. Dari proses penjinakan ini, Suni dan Choul Soo menjadi kawan dekat. Suni memaknai kedekatan Choul Soo sebagai perhatian yang lebih, sementara bagi saya, Choul Soo ingin melindungi Suni karena menganggap Suni sebagai majikan yang menyayanginya. *Saya suka banget saat Choul Soo minta dielus kepalanya 😆

Paling suka adegan ini. Gambar dari sini

Film berdurasi 125 menit ini tak terasa membosankan, dari awal sampai pertengahan banyak kejadian kocak antara Suni, adiknya, Choul Soo, Ibu Suni, dan para tetangganya yang bikin saya langsung akrab sama rombongan Mbak-Mbak yang baru saya kenal, kami tertawa ngakak bersama-sama :). Tapi jangan lupa kalau film ini bergenre romantis, Korea pula. Jangan harap bisa tertawa sepanjang film. Mulai setengah film sampai akhir, banyak sekali adegan yang bikin mewek 🙂 🙂

Bahkan Mbak yang duduk di belakang saya, di ujung kiri, pojok atas (berdasarkan pendengaran saya) juga mingseg2-nya sampai kenceng *kaya orang ditabokin*. Saya ngerasa ngilu waktu sang pemeran antagonis *yang pengen saya tabok mukanya* ingin memisahkan kedua teman ini. Kerasa banget Choul Soo yang tak bisa bicara, menunjukkan sedihnya dari gesture dan matanya. Joong Ki ahli deh. Hehehe 😀

Terhitung tiga kali saya nangis. Pertama waktu denger Suni nyanyi sambil mainin gitar.

Kedua waktu Suni nampar Choul Soo biar dia pergi, karena gak ingin Choul Soo terluka, plus saat Chouls Soo bilang “Don’t Go” (untuk pertama kalinya dia bicara). 😥 dan terakhir, saat Choul Soo ngasih lipatan kertas yang berisi tulisan Suni “Tunggu aku, aku akan kembali” 😀 😀 *sedihhh*. Selebihnya? Saya ketawa? Ga juga, ngalir terus air matanya. 😆

Bahkan Choul soo lebih disiplin dari “manusia” 🙂

Choul Soo itu tipe-tipe makhluk setia:

  • Rajin gosok gigi, karena diajarin sama Suni
  • Rajin nyiram taneman, karena dipesenin sama anak tetangganya.
  • Rajin belajar
  • Setia kepada majikannya 😀 😀

Film ini juga bercerita tentang prosedur pemerintah yang berbelit-belit juga tak hanya terjadi di Indonesia. Tentang intrik di antara business man, tentang keserakahan yang menghalalkan segala cara, tentang kesederhanaan, tentang cinta, tentang kesetiaan, tentang keluarga, tentang harapan, dan pengorbanan. Saya puas ketawa dan nangis, dan seneng liat ending yang lucu.. Lucu khasnya nenek-nenek yang nginget cinta pertamanya.. Ah,, jadi inget Mbah Rayi 😀 :D. Penasaran? Nonton ajjaaaa 🙂 🙂

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

14 thoughts on “A Werewolf Boy dan Mbak-Mbak Nangis di Belakang Saya

  1. saya masih belum bisa menghilangkan bayangan cerita my sassy girl dari benak saya..filem kroya emang paling bisa,..nunggu donglotan yang ini ajah dah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s