Posted in Hidup, Hijau, Kata Orang ini Cinta

Mimpi Itu Masih Ada..

Saya pernah punya mimpi untuk tinggal di tanah kelahiran saya. Punya sepetak lahan yang bisa saya tanami buah dan sayur, syukur bisa bikin usaha dari sana. Tinggal bersama keluarga kecil saya di sebuah rumah kecil yang nyaman dan damai. Setelah sebelumnya menikah dengan lelaki yang saya cintai dan mencintai saya tentunya. πŸ˜† *diperjelas* πŸ˜†

kayak farm ville πŸ˜€ Sumber

Alangkah sangat menyenangkan kalau saya bisa meniru, syukur2 bisa meng-ATM-i (Amati, Tiru, Modifikasi) orang-orang hebat yang komit untuk punya kebun sendiri yang minimal bisa digunakan untuk keluarga. Kaya Bu Ida dan Mbak Indri, atau juga Puti. Atau juga kaya Kenny Β yang punya Sadaya Farm danΒ bisa nyuplai sayuran organik di pasar. Hohoho…Β 

This slideshow requires JavaScript.

Satu hal lagi, sebenernya saya pengen jadi orang rumahan yang ngurusin usahanya plus suaminya plus anak2nyaΒ di rumah. Ciyee sok idealis banget ya saya.. πŸ˜€ Dan saya ndak tahu apakah saya bakal betah di rumah atau tidak, itu urusan nanti hehehe πŸ˜€ :mrgreen: Tapi yaa itu mimpi saya. Panjenengan suka atau ndak, saya tetep pengen suatu saat, setelah sanguΒ saya cukup kuat saya akan pulang.

Oiya saya bersyukur temen2 di tanah kelahiran saya mulai ada yang sevisi sama saya… semoga juga anak saya @JprBerkebun bisa sustain.Β Aamiin.

Masalah saya sekarang tinggal di Ibukota dan bekerja di sini bukan berarti impian itu trus hilang dan ndak ada lagi. Hehehehe, justru semakin menguat. Sekuat keinginan saya untuk bertemu dengan Bapaknya anak-anak. hahahaha πŸ˜† *dibaleni* πŸ˜€ πŸ˜†

Doaken saja semoga saya segera kembali (lagi) dan ndak pergi-pergi laagi.. *nyanyik lagunya vierra* πŸ˜€

Sugeng dalu, sugeng siap2 istirohat, mimpi indah. Mimpiin saya

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

13 thoughts on “Mimpi Itu Masih Ada..

  1. wah mbak, aku juga pengen tuh punya rumah kecil di desa dan punya ladang untuk berkebun, seneng ya selepas kerja, kalo ada waktu luang mengurus kebun. sayang sekarang masih sibuk kuliah, nggak sempet ngurus taneman di kampung. huhuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s