Posted in Hidup, Kata Orang ini Cinta

Morning Hectic dan Kebahagiaan Kita

Karena simpul-simpul kebahagiaan ada di mana saja, mari berbahagia

ponrht8a0o20c4x
Dari sini

….

Para perempuan, siapa yang setiap pagi memiliki sebejibun kewajiban yang harus dilakukan? Mencuci tumpukan piring, panci, dan wajan kotor. Menyiapkan sarapan, baju kerja suami, memandikan bayi dan anak, menyiapkan bekal anak. Belum lagi kalau yang masih tinggal dengan orang tua atau ketiban sampur untuk ngerawat lansia. Mulai dari memandikan, membersihkan kotorannya, menyuapi, yang kadang masih disertai dengan omelan-omelan yang menguji kesabaran. Percayalah kita adalah makhluk yang dipilih untuk menjalani peran ini.

Lelah dan penat itu pasti ada. Saya pribadi merasakan sebagian di antara tugas-tugas di atas. Di sela-sela pontang-panting di pagi hari, menyempatkan menanyakan kepada suami “Mas, mau dibuatkan teh?” atau menawarkan makanan yang kita buat untuk sarapan adalah kunci. Kunci dari keberlanjutan hari saya. Mengapa saya sebut kunci? Karena di sinilah letak kebahagiaan pagi yang bisa berlanjut sebagai dopping melakukan tugas dan tanggung jawab pekerjaan seharian. Agak berlebihan mungkin bagi yang lain.

Bagi saya, anggukan disertai senyuman dan ekspresi terima kasih itulah sejatinya kebahagiaan. Bagi saya, pandangan seorang suami yang tak luput dari gadget, sibuk sendiri dengan dunianya dan jawaban: “Terserah” terasa sangat menyakitkan.

Kemudian apakah saya pernah menemui jawaban dan sikap suami seperti ini? Jawabannya: PERNAH. Dan seperti yang saya bilang, itu menyakitkan. Saya kadang langsung nglokro sejenak. Merasa tidak dihargai, tak lebih berarti dari gadget.

 

Kemudian untuk mengembalikan kunci kebahagiaan sepanjang hari, saya berusaha mengingat lagi kepada peran saya. Peran yang dipilihkan untuk saya, untuk kita para perempuan. Sebagai cucu, anak, ibu, dan istri. Kita sejatinya dipilih karena kita kuat. Selesai urusan pagi di rumah, kita harus menyelesaikan urusan kantor (bagi kita yang bekerja) atau urusan rumah tangga selanjutnya. Tanggung jawab yang kita laksanakan itu indah. Simpul kebahagiaan ada di mana-mana, maka persiapkan diri kita untuk bahagia.

Syukuri setiap perbuatan kita di pagi hari, sarapan yang terhidang, rumah yang bersih, anak-anak yang siap, suami yang siap bekerja mencari nafkah untuk keluarga kita, nenek yang sudah rapi, bersih, dan kenyang. Tersenyumlah dan bersiapah untuk menjalani tugas dan tanggung jawab kita selanjutnya.

KARENA SIMPUL-SIMPUL KEBAHAGIAAN ADA DI MANA SAJA, BERBAHAGIALAH DAN SELAMAT BERBAHAGIA.

Advertisements

Author:

Chocolate and coffee lover who love to smile and ngangsu kawruh.

4 thoughts on “Morning Hectic dan Kebahagiaan Kita

  1. nita….dikau telah menjadi ISTRI sholihah….
    ndak gampang ndak semua mengerti.. bahwa itu adalah pilihan peran..
    bhwa ada janji-janji dari Rabb yg maha menepati janji untuk “lebih dari hadiah” untuk apa yang telah engkau jalani…
    al-Firdaus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s