Posted in Uncategorized

Menjadi Lebih Baik, Menjadi Changemaker NHW #9

​Sembilan materi terlewati. Satu demi satu dipetakan dan akhirnya sampai pada materi tentang kebermanfaatan. Sejauh mana kita mau dan mampu untuk menjadi solusi atas permasalahan dalam keluarga, lingkungan sekitar dan masyarakat.

Di dunia yang semakin mudah dalam mencari informasi, memudahkan kita berkomunitas dan berkomunikasi ada banyak peluang bagi kita para ibu untuk ikut menebar tips, pengalaman berharga, dan semangat untuk menjadi baik 😀

Tugas pekan ini adalah untuk

Meraba diri sendiri, hobi dan kekuatan apa yang dimiliki, masalah atau isu apa yang sedang banyak terjadi di masarakat, serta apa yang bisa dilakukan sebagai solusi dari permasalahan tersebut.

Saya itu temasuk orang yang suka lompat-lompat ide.. kadang maunya banyak. Ahahaha.. pengen beberapa hal dilakukan semua… *maruk yes* tapi dengan ikut Institut Ibu Profesional sekarang agak bisa direm ahahaha…

Dan inilah hasil semedi saya tentang apa yang bisa saya lakukan di lingkungan saya, baik keluarga dan masyarakat sekitar saya

Advertisements
Posted in Uncategorized

Misi Hidup dan Strateginya: Resolusi Tahunan yang terukur.

​Ini baru kelas matrikulasi dan materi-materinya semakin  menampar-nampar 😀  gimana nanti level yang lebih tinggi ya? Kalau minggu lalu saya belajar tentang pengenalan diri dan memetakan kekuatan untuk mengerti cara bagaimana memuliakan diri dan keluarga, pekan ini saya kembali belajar tentang mau jadi apa saya, poensi apa yang ingin dikembangkan jadi lifetime purpose atau tujuan hidup dan bagaimana strategi yang dipakai untuk mewujudkan misi dan tujuan hidup?

Lagi-lagi konfirmasi atas jawaban pertanyaan dari tugas-tugas sebelumnya kan? Dan lebih ajaibnya lagi… kita seolah dituntun untuk fokus setelah mendapat ilmu selama 8 materi. Fokus kepada misi hidup. 😀 tidak belok belok kelamaan, nani tujuannya lama tercapainya

Saya menyukai membangun relasi, pertemanan, dan berkomunikasi. Dari sebab ini, saya memilih networking pada kuadran SUKA dan BISA yang sudah saya susun. Mengapa networking? Dalam membangun relasi, saya butuh skill lain yang ingin saya kuasai yaitu komunikasi empati. Dan dengan networking binary-binar hidup saya untuk bisa berbagi lebih banyak tentang kebahagiaan saya sebagai ibu yang bekerja di ranah public dan membersamai anak akan lebih mudah tersampaikan.

What do I want to be, do, and have?

Saya ingin jadi teman, sahabat, bagi lingkungan saya terutama ibu-ibu dan remaja putri untuk percaya diri menjadi ibu dan calon ibu yang bahagia mempersiapkan generasi Qur’ani, pengemban misi hidup yang berjalan sesuai fitrah.

Untuk mewujudkann impian saya, saya akan belajar lebih giat tentang ilmu-ilmu keluarga, pengasuhan, agama, dan komunikasi.

Selanjutnya saya ingin memiliki kelancaran rizqy untuk dapat mendirikan “Omah Sinahu: Betitut” kids and andragogy learning center di Jepara.

Dimensi Waktu

~ Lifetime Purpose: menjadi teman, sahabat, bagi lingkungan saya terutama ibu-ibu dan remaja putri untuk percaya diri menjadi ibu dan calon ibu yang bahagia mempersiapkan generasi Qur’ani, pengemban misi hidup yang berjalan sesuai fitrah.

~ Strategic Planning

  • Menguasai bidang ilmu yang diminati, menguasai manajemen sekolah.
  • Banyak mencari referensi dan komunitas sejenis juga aktif dalam kegiatan-kegiatan dengan nafas parenting dan keluarga.
  • Membangun jejaring lebih luas dan lebih fokus
  • Menyusun kurikulum pembelajaran bersama dengan orang-orang yang memiliki kapasitas di bidangnya dan memiliki passion yang sama.
  • Belajar untuk fund rising.

~ Resolusi Tahun 2017/2018

  • Berkunjung ke Lebah putih
  • Ikut seminar atau workshop bersama Bu Septi, Bu Elly Risman, Abah Rama
  • Aktif di grup, keep in touch dengan anggota grup
  • Meningkatkan prestasi kerja untuk memperluas akses networking
  • Beli dan mengkhatamkan 5 buku terkait bidang ilmu peminatan
  • Menyamakan visi dengan keluarga besar.
Posted in Hidup, Institut Ibu Profesional, Kata Orang ini Cinta, Kerja, Lesson Learnt, Uncategorized

Tentang Kemuliaan Diri dan Keluarga (NHW #7)

Materi ke-7 Kuliah di Matrikulasi Institut Ibu Profesional adalah tentang bagaimana menjadi Ibu yang bisa memersiapkan kemuliaan diri dan keluarga. Bagi saya, yang masih memilih bekerja di ranah publik :D, produktivitas saya nantinya bukan lagi diukur ansih prestasi kerja tetapi apakah amanah utama saya sebagai Ibu yaitu anak dan keluarga tertangani dengan baik? Karena hal tersebut sesuai dengan value di Ibu Profesional 🙂

Apakah dengan aktifnya kita sebagai ibu di dunia produktif akan meningkatkan kemuliaan diri kita, anak-anak dan keluarga? Kalau jawabannya “iya”, lanjutkan. Kalau jawabannya “tidak”, kita perlu menguatkan pilar “Bunda Sayang” dan “Bunda Cekatan”, sebelum masuk ke pilar ketiga yaitu “Bunda Produktif”.

Bagaimana bisa jadi ibu yang nantinya menemukan kemuliaan diri dan keluarga? Harus paham diri sendiri dulu sebelum memuliakan orang lain. Bakat bisa jadi tempat rizky mencari kita… keberkahan dalam bertindak bisa jadi rizky yang mencari kita.. soooo tugasnya adalaaaaah….

Continue reading “Tentang Kemuliaan Diri dan Keluarga (NHW #7)”

Posted in Uncategorized

Siapa Manajer di keluarga saya? Ya, Saya ;)

Akhirnya berakrab-akrab lagi dengan Nice Home Work setelah hampir dua minggu off karena libur lebaran. Daaan tugas pekan ini berkaitan bagaimana kita menjadi manager di rumah. Seorang manager harus bisa mengatur banyak hal di rumah dan memastikan agar semua hal yang menjadi tanggungannya clear. Bisa dilaksanakan sendiri atau didelegasikan. 

Kadang saya termasuk orang yang sok merasa sibuk,, kerjaan rumah kayaknya ga terlalu banyak. Ternyataaaa setelah tahu ilmunya,,, karena pekerjaan rutin itu ada yang tidak selesai.. maka secara tidak langsung itu mempengaruhi otak kita seolah pekerjaan itu ngawe-awe ingin segera disentuh lagi ahahahaha.. 🙂 😀

So what’s then? Kita harus “SELESAI” dengan tugas yang kita buat dan kita susun sesuai dengan tanggung jawab kita. Abaikan atau hilangkan hal-hal yang tidak atau kurang manfaatnya yang hanya mengurangi jatah waktu 24 jam dalam sehari kita. Untuk bisa selesai caranya bagaimana? Naah itu tugas pekan ini. Mengidentifikasi 3 aktivitas penting dan 3 aktivitas ter nggak penting dalam kegiatan kita sehari-hari. Kemudian menyusun time schedule harian. Bukan lagi to do list,, sekarang sudah ada batasan waktu. Jam berapa harus mengerjakan apa.

Bismillaah… berdasarkan pengalaman dari NHW sebelumnya,, yang kita tulis dan kerjakan secara tidak langsung merubah hidup kita… itu terbukti pada saya ehehehehe….

3 most important things in my daily routine 

  • Membersamai Majida dan Bapak Dhana jadi expert dalam berkomunikasi
  • Bekerja di ranah publik
  • Mengembangkan bisnis online

3 aktivitas paling tidak penting:

  • Nonton TV : saya lakukan ini saat menemani Majida nonton tayangan anak-anak dari USB Flash disk atau hard disk yang disambungkan ke TV.
  • Browsing /stalking di sosmed yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan atau pengembangan diri. Sebagai antisipasinya, saya akan menetapkan batas waktu dan susun prioritas untuk materi atau hal-hal apa saja yang akan dibrowse di internet/socmed.
  • Diajak ngobrol terlalu lama yang jadinya ngrasani orang sama anggota keluarga yang lain. 😀  antisipasinya ketika sudah mulai ngobrol ngalor ngidul,, pamit ke kamar atau sambil setrika 😀

Dari ke enam hal yang terpetakan di atas, berikut jadwal harian yang coba saya susun. Bismillaah

Continue reading “Siapa Manajer di keluarga saya? Ya, Saya ;)”