Posted in Hidup, Hijau, Lesson Learnt, Renungan

Jeparaku Banjir

Bukan hanya Jakarta, tapi beberapa daerah di Indonesia juga banjir serta bencana lain. Sebut saja Sinabung, Manado, Jawa Barat (Subang, Tasikmalaya, Karawang, Cirebon), Pekalongan, dan terkecuali kota kelahiran saya: Jepara, dan tetangga sekelilingnya (Kudus, Pati).

#BanjirJepara tahun ini adalah yang terbesar dan terluas menurut sejarah hidup saya. Saya pernah merasakan apa yang dirasakan teman SMA saya saat banjir melanda Jepara 2004 lalu. Tapi, kok ya rasanya ndak sedahsyat sekarang. Sedikitnya 8 (menurut berita terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jepara malah sudah menjadi 9) kecamatan terendam banjir. Rata-rata sekitar 70-100 cm, bahkan ada yang lebih dari itu!Β 325 hektar sawah rusak, lebih dari 6000 jiwa mengungsi.

Continue reading “Jeparaku Banjir”

Advertisements
Posted in Hidup, Kata Orang ini Cinta, Lesson Learnt, Renungan

Perkara Memilih Sepatu

Sepatu seperti apa yang kau suka?
Β 
Aku penyuka sepatu dengan model biasa saja asal nyaman di kaki..
Bukan sepatu dengan hak bersenti-senti yang blink-blink serta menyiksa kelingking..
Β 
Tapi, ada masanya aku dipilihkan, atau dipaksa memilih sepatu manis yang membuatku berjalan sambil meringis. Bisa karena tuntutan profesi atau mungkin gengsi (?) πŸ™‚
Β 
Mungkin hanya masalah kebiasaan. Siapa tahu karena terbiasa memakai sepatu -yang menurut saya- menyiksa, lama-lama juga akan biasa saja rasanya πŸ™‚
Β 
Mungkin hidup juga begitu ya πŸ™‚ Ada masanya belajar menyukai hal-hal yang sebelumnya sama sekali πŸ™‚
Β 
Oiya selamat bertakbir menyambut hari Raya Idul Adha, semoga keikhlasan, kepatuhan dan kesabaran Ibrahim Ismail dapat kita resapterapkan πŸ™‚ AamiinΒ 

Posted in Hidup, Kata Orang ini Cinta, Lesson Learnt, Renungan

Obat Dari Tuhan

Sudah lama saya gak nyambangi tempat ini. Hehehe. Bukan karena tidak mau tapi sedang tak mampu. Halah.

Mau cerita aja siiiy,, saya kemarin sakit. Sekarat bahkan. Merasa setiap gerak saya menyebabkan saya luka-luka. Sempat juga saya hampir menyalahkan (si)apapun di sekitar saya.

Berkali-kali saya mencoba berdamai sama hati saya, tapi memang tak mudah. Ngresula, kecewa, dan juga pengen teriak-teriak sendiri. Hasilnya saya teriak di bantal… πŸ˜€ Kasihan kan bantalnya πŸ™‚ Berkali-kali juga orang-orang di sekitar saya mencoba menenangkan saya. Bounced.Β Karena memang dasarnya saya sedang bebal dikasih tahu.

IMG_20130619_174246

Obat dari Tuhan

Posted in Hidup, Kata Orang ini Cinta, Lesson Learnt, Renungan

Luapan Lupa

Gadis di depanku seolah menghajar papan ketik netbook-nya. Keningnya berkerut seakan isi dalam otak dan rasanya yang memaksa kulit bagian keningnya melipat-lipat.Β Mataku yang sejenak menatapnya, beradu dengan matanya yang menyadari dia tak sendiri di ruangan ini. Demi melihat mata dan muka bingungku, bibirnya mengulas senyum. Terpaksa.

Tentang Lupa

Posted in Hidup, Kerja, Renungan

Empty

Saya merasa patah hati pagi ini. Kalau hari-hari yang lalu, saya masih melihat meja di depan saya ada yang menghuni, udara di ruangan saya juga dipenuhi sayup suara “Shine bright like a diamond” atau curcolan dari hadapan saya πŸ™‚ πŸ™‚

Hari ini saya sempurna merasa sepi. I completely feel empty πŸ™‚

Kehilangan dua rekan kerja, yang atas pertimbangan tertentu,, tega meninggalkan saya πŸ˜₯ πŸ™‚ *candaaa kawan*

Saya pasti merasa rindu merasai nasi sop+bakwan+es teh bersama kalian. Atau jajan es tung-tung, atau ngemil singkong pedas, atau… Ummmm…Β ngrasaniΒ orang GIZ πŸ˜€ πŸ˜†

Baru dua bulan saya jalani hari bareng kalian, ngadepin nano-nanonya orang-orang di sekitar kita bareng-bareng. Tak jarang karena kesel, saya keluarkan gerutuan juga kepada kalian.. Memaksa kalian mendengarkan ocehan saya, sikap keras saya, apapun yang membuat kalian tak nyaman… Maafkan saya 😦

Tapi apapun pilihanmu, untuk keluargamu dan juga untuk masa depanmu. Sungguh saya tak bisa bisa menahan kalian lebih lama lagi. Ada yang lebih baik dan lebih penting untuk dijalani..

Semoga dua bulan terakhir menjadi cerita dan manfaat,, tak hanya bagi saya.. tapi juga kalian.. :). Semoga barakah di tempat baru.. Sukses yaaa πŸ™‚

Bukankah hidup memang cerita tentang meninggalkan dan ditinggalkan?

Thank you, forgive me, I love you πŸ™‚

You leave me right after I knew that we are one
You leave me right after I knew that we are one

Note for: Areeya Ashok dan Eka Novia Sari πŸ™‚

Posted in Hidup, Kerja, Lesson Learnt, Renungan

Gelar oh Gelar

Kemarin, saya diajak Ibu saya untuk shilaturrahim ke teman Ibu yang habis mantu. Karena Ibu saya gak bisa hadir pas hari-H maka kemarin baru berkunjung ke rumahnya. Ada yang menarik dari hasil obrolan Ibu saya dengan Bapak Ibunya manten (pastinya selain nanyain saya kerja di mana, sudah nikah atau belum, dll, dkk :D).

Jadi ceritanya,,, Mbak manten anaknya temen Ibu saya ini lulusan S2 IAIN Walisongo Semarang. Gelarnya M.Si πŸ™‚ *pantesan waktu Bapaknya nanya saya lulusan mana, pake ada kalimat “S2 apa masih S1?”* πŸ˜†

Gelar itu….